Tampilkan postingan dengan label Deal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Deal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 April 2017

Launching Logo Himpunan Mahasiswa Pascasarjana FIA Universitas Indonesia


Hari ini Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (HMP FIA UI) resmi memiliki sebuah logo. Alhamdulillah, logo yang saya desain terpilih untuk menjadi logo resmi HMP FIA UI. Berikut arti dari logo tersebut.

1. Dua garis lengkung yg berwarna ungu dan merah, menandakan berbagai macam aspirasi hadir di dalam HMP FIA
2. Garis lengkup tersebut saling berpadu kemudian membentuk MEJA yg menyokong warga HMP FIA UI
3. Meja lengkung dengan warna ungu merah menandakan bahwa setiap anggota memiliki warna masing-masing tapi selalu siap secara bersama-sama mendukung kemajuan HMP FIA UI.
4.  Logo Makara UI yang berada di atas bermakna kita dalam ruang lingkup Universitas Indonesia
5. Logo Makara yang ditopang oleh Meja Aspirasi menandakan bahwa HMP FIA UI bisa tetap tegak karena adanya aspirasi dan kontribusi dari warga HMP FIA UI
6. Pemilihan warna merah dan ungu berdasarkan warna dasar logo  Makara FIA UI. Merah berarti berani dan ungu berarti bijaksana

Rabu, 01 Maret 2017

Ilmu dari Profesor Italia, Wamen, hingga Dirut Merpati

Depok - Jakarta - Bekasi, 27 Februari 2017

Berkesempatan menimba ilmu di Universitas Indonesia (UI) merupakan sebuah hal berharga. Sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia, UI menjanjikan kita untuk mendapatkan pengalaman belajar dari yang terbaik. Bukan hanya dari dosen terbaik, tetapi juga praktisi terbaik dari berbagai bidang.



Pagi ini, saya mendapatkan pesan dari seorang teman kelas saya, bahwa pertemuan perkuliahan akan digelar dalam sebuah seminar. Berkesempatan menjadi pemateri pada seminar dengan tema Dynamic Performance Management tersebut adalah Profesor Bianchi dari Universitas Palermo Italia. Prof Eko Prasojo selaku Ketua Indonesian Association of Public Administration menerima sang profesor Italia dengan sebuah presentasi pembuka tentang Indonesia.

Hari ini membahagiakan, karena selain mendapatkan makanan gratis dari panitia, saya berkesempatan untuk bertemu langsung dengan Prof Eko Prasojo yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2. Sungguh sebuah kesempatan berharga bisa dalam ruangan yang sama dan menimba ilmu dari yang pernah berpengalaman dalam kabinet republik ini. Beliau pun saat ini menjabat sebaga Dekan UI di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), fakultas tempat saya belajar saat ini. Pada semester 1 ini beliau menjadi salah satu dosen tatap muka untuk mata kuliah Pengantar Paradigma dan Teori Ilmu Administrasi yang saya ambil.

Materi profesor tentang siklus berbagai fenomena sosial sungguh menarik, namun waktu tak cukup lama untuk menuntaskan materi. Berikutnya kami berlari menuju ruang kelas untuk mengikuti perkuliahan dengan Prof Martani, sebuah kuliah yang amat kami nantikan dengan Quiz dan Video nya. Prof Martani selaku pengampu materi Teori dan Aplikasi Organisasi selalu enerjik dan antusias dalam menjelaskan materi organisasi yang kini telah sampai pada Bab Struktur dan Teknologi Organisasi. seperti biasa di antara kami, ada yang meraih nilai quiz cemerlang, dan ada juga yang sedikit gurem.



Spesial sungguh hari ini, Prof Martani mengajak kami untuk hijrah dari UI Depok ke UI Salemba untuk menerima materi perihal Organisasi oleh salah satu praktisi BUMN di republik ini. Dia adalah Hotasi Nababan yang sempat menjabat sebagai Direktur Utama Merpati Airlines. Sesi tukar pengalaman pada malam itu membuat kami lebih memahami tentang perilaku organisasi. Beliau juga membahas tips dan trik membangun start-up. Beruntung saya mendapatkan buku Laboratorium Peradaban Indonesia yang langsung ditandatangani oleh beliau. Seni berpikir dari sudut pandang yang berbeda pun dapat saya pelajari dari buku ini.


Malam tiba, perkuliahan usai, waktunya makan malam dan melepas penat dengan teman-teman sekelas. kami pun melakukan santap malam di satu tempat yang berlogo bapak-bapak berjanggut putih (tebak, yang tahu boleh jawab di komen). Sedikit perbincangan tentang betapa luar biasanya hari ini menemani santap makan malam kami. Kami pun memilih jalan pulang masing-masing, saya bersama beberapa teman menggunakan Gokar menuju Stasiun Manggarai. Tepatnya pukul 23.15 malam saya mendapatkan kereta untuk kembali ke Bekasi untuk bertemu keluarga dan beristirahat. (Rahmadi Diliawan)

Kamis, 18 Agustus 2016

Ada Apa dengan 20? Permainan Cerdas untuk Menabung

 Ada Apa Dengan 20?


Apa persamaan dari uang pada gambar tersebut? warna berbeda, orang berbeda, nilai berbeda, asal negara pun berbeda.. Hmm.. persamaannya adalah semua uang tersebut memiliki angka depan 2. Lalu apa yg spesial dengan 2?

Terinspirasi dari seorang kawan saya di Malaysia yang mengumpulkan uang RM20 untuk naik Haji, saya pun jadi tertarik untuk mencoba. karena memang menabung adalah sebuah hal yg dapat dibilang susah susah gampang dan gampang gampang susah, maka tips dari kawan saya ini perlu juga untuk dicoba. Saya tertarik karena ia menunjukkan pada saya sudah berhasil mengumpulkan RM20 hingga sejumlah RM3000 dalam waktu yang relatif singkat.

Temanku ini bilang, dengan mengumpulkan RM20, dia bisa lebih konsisten untuk menabung karena ia bukan berfokus pada menabung melainkan mengumpulkan RM20, hal ini lebih seperti sedang “bermain game”, yang peraturannya adalah menyimpan RM20. Jadi, sejak saat itu, saya coba untuk berjanji akan mengumpulkan dan menyimpan pecahan 20 yg ditemukan baik itu Rp20000 ataupun  RM20. “No matter what i will save the twenty



Mengapa Harus 20?

Oke!, baiklah, saya coba kumpulkan 20, tapi saya kemudian bertanya-tanya kembali, Mengapa Harus 20? apakah yang spesial dengan 20? setelah sedikit berbicang dan ngobrol-ngobrol dengan kawan saya tersebut, saya coba simpulkan keunggulan 20. Oh iya saya mencoba ini di Malaysia oleh karena itu saya coba mengumpulkan RM20 (Ringgit Malaysia), dan istri saya yang di Indonesia mencoba mengumpulkan Rp20.000.
Untuk lebih mempermudah pemnyampaian pemahaman saya, dalam tulisan ini saya akan gunakan istilah 20, maka siapa saja di negara mana saja bisa memahami nya. untuk orang Malaysia maka RM20, untuk orang Singapura $20, untuk orang Indonesia Rp20.000.
Mari kita cermati kembali, Mengapa Harus 20?


  • 20 Jarang dan Tidak Keluar dari ATM

Jika Anda mengambil uang di ATM, berapa pecahan yg akan keluar, tentu biasanya pecahan yg akan keluar adalah 50 atau 100. kalau Anda mempunyai keinginan untuk mengumpulkan 50 atau 100 bisa2 Anda tidak akan membeli dan belanja apapun dalam sebulan, karena setiap mengambil uang di ATM, anda langsung simpan.
Uang 20 termasuk uang yg jarang, kok tahu, kalau di Malaysia uang RM20 jarang sekali ditemukan nomor seri di atas C. biasanya yg ada nomor seri berkepala A B. berarti memang jumlah cetaknya tidak terlalu banyak seperti RM 10. ini yg membuat Anda akan “Asyik” berburu, karena Anda tidak akan selalu mendapatkan kembalian 20.

  • 20 Menjadi Rambu Belanja

Di Indonesia dan Malaysia, uang Rp20.000 dan RM20 memiliki perbedaan nilai, tetapi persamaan angka 20 ini membuat uang ini nyaman untuk disimpan. jika Anda memiliki uang Rp100.000 atau RM100 kemudian berbelanja ke toko, maka Anda akan secara tidak sengaja terarahkan untuk menyimpan/menabung sebanyak minimal 20%, karena ketika Anda berbelanja di toko dengan uang besar maka akan ada uang kembalian. Jika mendapatkan satu pecahan 20 dalam kembalian maka Anda sudah menabung 20%, jika mendapatkan pecahan 20 lebih dari satu, maka Anda sudah menabung sebanyak 40% atau lebih.

Begitu Anda ke toko, dan ingin membeli sesuatu, Anda pasti akan mencocokkan jumlah pembelian sehingga bisa mendapatkan 20. misalnya Anda berbelanja sebanyak 82, pasti Anda akan mengerem, dan pilih-pilih kembali barang agar, jumlah pembelian di bawah 80, dengan tujuan mendapatkan uang kembali 20. misalnya mengganti minuman dingin dengan yang lebih murah, sehingga total pembelian adalah 79, dan Anda mendapatkan kembalian 20 + 1.

Kalaupun Anda belanja sejumlah 50 dengan menggunakan uang 100, maka Anda harus menambah jumlah belanjaan, karena menghindari kembalian 50, maka anda menambah satu minuman dingin, sehingga todal belanjaan Anda 55. maka Anda akan mendapat kembali 20 + 20 + 5. dengan ini Anda sudah saving 40%

Cara Cepat Mengumpulkan 20

  • Menyimpan dalam Toples Kaca / Bening
Zaman dulu orang kalau menabung, disimpan ditempat yg tertutup dan tidak bisa dibuka. sehingga kalau mau membuka harus dengan memecahkan celengan.
Dalam melakukan permainan pengumpulan 20, hal tersebut tidak disarankan, karena dalam permainan ini, kita tak perlu takut atau risau uang Anda akan diambil untuk keperluan lain. Kita kendalikn penggunaan uang ini dengan komitmen, Anda yg akan kendalikan, ingat this is just a game, kita ini sedang bermain. Jadi, enjoy aja.
Dengan menggunakan Toples bening, kita akan jadi kebih bersemangat, karena kita dapat lihat perkebembangan hasil buruan kita, istilahnya Akuntabel kalau kata orang sekarang mah.
Dan ingat uang adalah sekedar alat tukar, kalau memang perlu, maka boleh dipakai, tapi ingat untuk tidak konsumtif, pakai untuk sedekah dan investasi lebih utama

  • Beritahu ke Teman-teman

Beritahu pada teman-teman bahwa Anda sedang Bermain permainan ini.. Lho kenapa? teman2 sekitar Anda akan mencari Anda jika menemukan uang 20, dia akan bilang “gwe punga 20 nih, mau nuker nggak?” hal ini akan membuat perburuan 20 akan lebih seru dan cepat. Selain itu, Ajak juga teman2 untuk mengumpulkan 20, lho kalau begini bukannya teman nanti akan menjadi saingan perburuan kita, nah ini adalah cara berpikir yg terllau mau menang sendiri.
Jangan lupa Suatu saat orang akan yg mengumpulkan 20 itu pasti akan menukarkan uangnya,  misal teman saya ketika mau brngkt Haji, dia menukarkan sejumlah RM1000 dalam bentuk pada saya 20 pada saya. Saya pun begitu, ketika ingin menggunakan uang, maka saya akan tukarkan RM20 pada teman sesama pengumpul, sehingga dpt membantu perburuan orang lain.

Saya ucapkan Selamat Mengumpulkan 20 ☺ dan Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Kawan saya, sing Mabrur.. Amiiin... oh iya, Nitip 20 Riyal yaaaa...

Rabu, 23 Desember 2015

Bermain Keyboard di Malam Kenegaraan Indonesia-Malaysia 2013

Dalam persembahan lagu-lagu nasional, saya berkesempatan untuk bekerja sama dengan seorang guru SIKK; Sheya Regina yang belum lama bergabung menjadi guru SIKK. Meskipun baru, ia dengan cepat beradaptasi untuk memberikan sumbangsih pada SIKK. Perannya sebagai guru seni musik sangat diperlukan oleh SIKK yang selalu menjadikan kesenian sebagai prioritas dalam menjalin hubungan dengan masyarakat luar (Peran SIKK sebagai pusat budaya Indonesia).
Selain bersama Shelya, saya juga mendapatkan bantuan tenaga dari Shamril seorang pemain musik dari Lembaga Kebudayaan Sabah. Shamril ini merupakan seorang pemain gitar yang berpengalaman mewakili Sabah untuk mempromosikan dan menaikkan nama Sabah. Kehadirannya sangat membantu saya dalam memainkan keyboard, karena permainan gitarnya dapat mengisi melodi utama yang memang menjadi kelemahan saya dalam bermain keyboard.

Jujur, persiapan persembahan lagu-lagu nasional pada acara Malam Kenagaraan kali ini membuat tegang, karena ini merupakan pengalaman pertama saya bermain keyboard di acara setingkat kenegaraan (jika pada waktu sebelumnya saya pernah bermain sebagai pemain gitar dan cello dan dengan formasi fullband).
Sekitar pukul 18.00 di Sutera Harbour, kami bertiga serta para pengisi acara lain bersiap-siap untuk mempersembahkan yang terbaik pada Malam Kenegaraan kali ini.. Acara diawali dan diakhiri oleh persembahan musik lagu-lagu nasional. Sekitar pukul 7 malam kami sudah standby  pada posisi kami masing-masing. Alhamdulillah  pada acara malam kali ini kami juga dibantu oleh Ibu Biswari; salah seorang staff Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu. Beliau ikut menemani Shelya menanyikan lagu-lagu nasional. Durasi waktu tampil kami sekitar 45 menit di awal acara dan 45 menit di akhir  acara.
Ada beberapa hal lucu yang kami lakukan ketika tampil pada malam itu, kami (saya, Shelya, Shamril, Biswari) yang memang baru sebentar berlatih bersama belum dapat dikatakan kompak sebagai sebuah tim. Sehingga kami belum mempunyai koleksi lagu yang banyak. Alhasil, kami beberapa kali memainkan lagu yang sama dengan versi yang berbeda, Alhamdulillah cara kami membawakan beberapa buah lagu dengan versi yang berbeda ini dapat diterima oleh seluruh pengunjung yang hadir. Hal lucu lain adalah ketika persembahan sendraari Ramashinta berjalan lebih singkat dari estimasi waktu yang diperkirakan. Oleh karena itu durasi persembahan lagu-lagu nasional pada akhir acara menjadi bertambah, dengan persiapan lagu yang tidak banyak, maka pada saat itu kami on the spot mencari lagu melalui telepon selular melalui google. Alhamdulillah, persembahan dapat berjalan dengan lancar walaupun beberapa lagu belum sempat untuk dilatihkan sebelumnya.

Jumat, 17 Januari 2014

7 DEAL SOUNDTHERAPHY




7 DEAL SOUNDTHERAPHY

- Energy - Full Spectrum (Bersemangat Setiap Saat)
- Health - Flowing Healing Energy (Mengalirkan Energi Sehat)
- Motivation - Achievement (Semangat Berkarya)
- Relationship - Forgiveness (Seni Memaafkan)
- Relaxation - Reducing Stress (Melepaskan Tekanan dan Beban)
- Self Confidence - Love Yourself (Menghargai Diri Sendiri)
- Weight - Losing Weight (Mengontrol Tubuh Ideal)

Hati-hati EFEK SAMPING:
- Selalu Bersemagat
- Merasa Prima
- Semagat Berprestasi
- Hati Lunak
- Jiwa Tenang
- Percaya Diri
- Fisik Lebih Atraktif

Pemesanan hub: +60146545987 (sms)

Detail cara pemesanan pada hari Jumat 16 Mei 2014